--> DirBisnis: properti

Tutorial | Bisnis | Finance

Showing posts with label properti. Show all posts
Showing posts with label properti. Show all posts

Wednesday, November 27, 2019

Proyek LRT Mulai Uji Coba, Minat Membeli Hunian di Cipayung Meningkat

Proyek LRT Mulai Uji Coba, Minat Membeli Hunian di Cipayung Meningkat


Proyek LRT Mulai Uji Coba, Minat Membeli Hunian di Cipayung Meningkat
Proses pengerjaan proyek Light Rail Transit (LRT) atau kereta api ringan jalur Cawang-Cibubur hampir rampung dikerjakan. Hal tersebut dapat terlihat dari uji coba yang dilakukan oleh Presiden Joko Widodo awal November lalu. 

LRT jalur Cawang-Cibubur sendiri merupakan bagian dari pengembangan proyek LRT JABODEBEK tahap 1 yang terbagi menjadi rute Cawang - Cibubur, Cawang - Dukuh Atas dan Cawang - Bekasi Timur. 

Keberadaan moda transportasi ini tidak hanya membantu mobilitas masyarakat, namun juga dapat mendorong minat seseorang untuk membeli hunian khususnya yang dekat dengan jalur LRT.

Salah satu kawasan yang banyak dilirik oleh masyarakat adalah kawasan Cipayung, Jakarta Timur. Daerah ini terbilang sangat strategis, selain dilalui oleh jalur LRT, Cipayung juga dekat dengan Tol JORR, Jagorawi dan Tol Jakarta-Cikampek II (Elevated).       

Berdasarkan data portal properti Lamudi.co.id, minat untuk membeli hunian di kawasan Cipayung belakangan memang cukup tinggi, apalagi ketika proyek LRT ini sedang dikerjakan. Seperti pada tahun 2017 ada 4.557 orang yang mencari iklan hunian yang dijual di Cipayung melalui Lamudi, kemudian tahun 2018 meningkat tajam menjadi 7.779 orang.


Mart Polman, Managing Director Lamudi.co.id mengatakan, meningkatnya jumlah pencarian iklan hunian tersebut disebabkan karena kawasan Cipayung dikelilingi dengan sarana infrastruktur yang lengkap. Salah satunya adalah proyek LRT yang dipercaya akan menjadi solusi atas kemacetan yang terjadi di Jakarta. 

“LRT akan menjadi moda transportasi idaman selain MRT, kehadirannya akan merubah wajah transportasi pada kawasan Jabodetabek,” kata Mart.             

Tingginya potensi bisnis properti di Cipayung ditangkap sebagai peluang bisnis yang menjanjikan, seperti yang dilakukan oleh PT Sayana Integra Properti, di Cipayung mereka membangun Superblok yang diberi nama Sakura Garden City. 

Menurut Edward Sinanta, Chief Marketing Officer PT Sayana Integra Properti, LRT nantinya akan menjadi moda transportasi favorit masyarakat di Jabodetabek. Oleh karena itu, memilih tinggal dekat stasiun LRT merupakan pilihan yang menarik, terutama bagi mereka para pekerja muda yang menuntut mobilitas tinggi.   

Edward juga mengatakan, lokasi apartemen Sakura Garden City ini sangat dekat dengan Stasiun LRT Ciracas, jaraknya hanya  280 meter dari stasiun. Tidak hanya itu, guna memanjakan penghuninya, nantinya di lokasi apartemen ini akan dibangun Jembatan Penyeberangan (JPO) untuk memudahkan penghuni menuju Stasiun LRT Ciracas.        

Sakura Garden City dibangun di atas lahan seluas 10 hektar, pengembang membangun 12 tower apartemen yang mencakup 5.000 unit hunian. Kawasan ini juga dilengkapi dengan mall, hotel, perkantoran hingga area kuliner (F&B).

“Apartemen Sakura Garden City  juga dilengkapi dengan berbagai fasilitas mewah seperti jogging track, area bersepeda, kolam renang anak dan dewasa, multi function room, lobby lounge, BBQ area, gym hingga taman bermain anak,” kata Edward. 

Untuk tahap pertama, pihak pengembang akan membangun 4 tower apartemen yang mencangkup 2.200 unit hunian. Adapun unit apartemen yang ditawarkan terbagi dalam 5 tipe, yakni  studio (29,9m2), studio plus (36,5 m2), 1 bedroom (49,4 m2), 2 bedroom (66,4 m2) dan Loft (93,6 m2- SGA 115,7 m2). Unit apartemen di sana dijual mulai dari Rp 500 juta-an. 


Wednesday, October 23, 2019

Cipayung, Kawasan Sunrise Property di Jakarta Timur

Cipayung, Kawasan Sunrise Property di Jakarta Timur



Bagi mereka para investor properti tentunya tidak asing lagi mendengar istilah sunrise property, yakni istilah yang menunjukkan sebuah kawasan sedang berkembang dan stabil baik kenaikan nilainya maupun permintaannya.

Berbicara mengenai sunrise property, daerah Jakarta Timur khususnya Cipayung saat ini dipercaya menjadi kawasan sunrise property. Salah satu alasannya, karena di sana terdapat berbagai infrastruktur yang dapat menunjang aktivitas masyarakat, mulai dari adanya Tol JORR, Tol Jagorawi, Light Rail Transit (LRT), hingga Tol Jakarta-Cikampek II (Elevated).  

Lokasi Cipayung sendiri terhitung sangat strategis, karena diapit oleh dua kota penyangga Jakarta, yakni Depok dan Bekasi. Hal tersebut merupakan potensi tersendiri mengingat saat ini di dua kota itu banyak berdiri pabrik-pabrik dan universitas.  

Selain lokasinya yang strategis, minat untuk membeli properti di Cipayung juga cukup tinggi. Berdasarkan data portal properti Lamudi.co.id, tahun 2017 ada 4.557 orang yang mencari iklan hunian dijual di Lamudi, kemudian tahun 2018 meningkat tajam menjadi 7.779 orang.

Tingginya potensi bisnis properti di Cipayung ini akhirnya ditangkap sebagai peluang menjanjikan oleh pengembang properti, salah satunya  PT Sayana Integra Properti, di sana mereka membangun sebuah proyek superblok yang diberi nama Sakura Garden City.  

Sakura Garden City dikembangkan di atas lahan seluas 10 hektar. Proyek ini akan merangkum 12 tower kondominium dengan kapasitas 5.000 unit. Selain itu juga akan dilengkapi dengan pusat perbelanjaan, ruko, hotel, gedung perkantoran dan pusat F&B.

Menurut Edward Sinanta, Chief Marketing Officer PT Sayana Integra Properti, daerah Cipayung dinilai sangat potensial untuk pengembangan properti karena kawasan ini terletak di antara CBD TB Simatupang dan areal industri di Jalan Raya Bogor, Bekasi dan Cikarang.   

Edward mengatakan, kawasan Jakarta Timur khususnya Cipayung, kedepannya akan menjadi kantung hunian baru, karena rata-rata harga hunian di sana terhitung masih murah jika dibandingkan dengan kawasan lainnya di Jakarta. “Lokasi ini sangat cocok untuk dijadikan tempat tinggal untuk pembeli rumah pertama ataupun investor,” kata Edward.    


Saat ini Sakura Garden City menyediakan 5 tipe unit apartemen, mulai dari studio (29,9m2), studio plus (36,5 m2), 1 bedroom (49,4 m2), 2 bedroom (66,4 m2) dan Loft (93,6 m2- SGA 115,7 m2). Unit apartemen di sana dijual mulai dari Rp 500 juta-an.  

PT Sayana Integra Properti sendiri merupakan perusahaan joint venture antara pengembang Jepang dan lokal. Tahap pertama, pengembang akan membangun empat tower apartemen yang berisikan 2.200 unit apartemen dan 90 ruko.

Pada tahap kedua dibangun mall dan kondominium, tahap ketiga akan hadir hunian mewah untuk menambah daftar pilihan para calon konsumen. Tahap terakhir ditutup dengan kantor dan hotel berbintang. Secara keseluruhan proyek ini ditargetkan akan rampung pada 2025.