--> DirBisnis: corona

Tutorial | Bisnis | Finance

Showing posts with label corona. Show all posts
Showing posts with label corona. Show all posts

Thursday, December 10, 2020

China tak Layani Permintaan Vaksin dari Negara Selain RI

China tak Layani Permintaan Vaksin dari Negara Selain RI

China tak Layani Permintaan Vaksin dari Negara Selain RI

Pemerintah China menyatakan untuk sementara tidak melayani permintaan yang diajukan negara lain setelah vaksin Covid-19 tiba di Indonesia. Hal itu terungkap dalam percakapan antara Asisten Menteri Luar Negeri China Wu Jianghao dengan Duta Besar RI untuk China Djauhari Oratmangun di Beijing, Rabu (9/12) malam.

"Uji klinis fase ketiga menunjukkan hasil yang memuaskan. Saat ini tinggal menunggu persetujuan untuk dipasarkan di China. Selama menunggu persetujuan tersebut, kami tidak melayani permintaan dari negara lain, kecuali yang sudah tiba di Indonesia karena memang telah menjadi prioritas kami," kata Wu sebelum menuju tempat acara utama resepsi diplomatik peringatan HUT ke-75 RI.

Pengiriman tahap pertama vaksin Covid-19 buatan Sinovac itu, lanjut dia, sesuai dengan komitmen Presiden China Xi Jinping kepada Presiden Indonesia Joko Widodo beberapa waktu lalu.

Meskipun hubungan diplomatik China dengan Indonesia mengalami pasang surut, Wu melihat adanya peningkatan kerja sama yang cukup berarti dalam beberapa tahun terakhir. "Malam ini izinkan saya mengucapkan selamat HUT RI yang ke-75. Saya tahu perjuangan rakyat Indonesia cukup gigih sehingga mengantarkan kepada kemerdekaan," ujarnya.

Tahun ini merupakan tahun yang ke-70 hubungan diplomatik Indonesia dengan China. Pada 1965-1990, hubungan kedua negara sempat beku.

Sementara itu, Dubes Djauhari menyampaikan terima kasih kepada pemerintah China yang telah memprioritaskan vaksin untuk Indonesia.

"Memang sekarang ini Indonesia sedang membutuhkan vaksin itu," ujar mantan Dubes RI untuk Rusia tersebut.

China tak Layani Permintaan Vaksin dari Negara Selain RI

Dalam resepsi HUT Kemerdekaan RI, Wu Jianghao menjadi tamu kehormatan. Setelah memberikan sambutan dalam bahasa Inggris, Dubes mempersilahkan Wu naik panggung kehormatan untuk bersulang bersama yang diikuti tamu undangan.

Acara tersebut juga dihadiri sejumlah perwakilan pemerintah dan BUMN RI di China, negara sahabat, para pengusaha Indonesia di China, para pengusaha China yang berinvestasi di Indonesia, warga China yang memiliki perikatan dengan Indonesia, perwakilan media China, dan elemen masyarakat lainnya.

Setelah jamuan makan, acara dilanjutkan dengan tari-tarian tradisional Indonesia yang dibawakan oleh keluarga China perantauan yang kembali dari Indonesia pada era 1950-an dan hiburan oleh kelompok musik KBRI Beijing.

Acara makin semarak saat Dubes Djauhari mengajak perwakilan negara sahabat joget bersama diiringi lagu Poco-Poco dan Tobelo.

Setiap tahun KBRI Beijing mengagendakan resepsi HUT RI antara bulan Septermber hingga Desember. Acara yang sama digelar di Beijing pada September 2019. Dua tahun lalu resepsi digelar di Ulan Bataar, Mongolia, pada Desember pula.

Saturday, June 13, 2020

Peluang Bisnis Makanan Selama Pandemi Corona

Peluang Bisnis Makanan Selama Pandemi Corona

Peluang Bisnis Makanan Selama Pandemi Corona

Saat ini dunia sedang dihebohkan dengan penyebaran virus Corona/Covid-19 yang telah merebak ke hampir seluruh dunia. Virus ini mudah menyebar pada orang yang memiliki daya tahan tubuh kurang optimal, sehingga imunitas tubuhnya menurun. Oleh karena itu, guna meningkatkan daya tahan tubuh perlu pola makan dan asupan makanan yang sehat. 

Terkait makanan sehat, saat ini bisnis penyediaan makanan sehat memiliki peluang yang cukup besar karena permintaan akan makanan sehat di tengah masyarakat meningkat.

Salah satunya seperti yang telah dilakoni Ernita Triwulan, wanita asal Desa Pacul, Kecamatan Kota Bojonegoro itu telah menghabiskan waktu untuk berbisnis makanan sehat, seperti salad buah dan sayur, buah potong hingga puding sutera susu. Guna memenuhi konsumsi harian para konsumennya.

Dalam sehari biasanya omzet penjualan makanan sehat bisa hingga memenuhi Rp500.000, namun ketika pandemi Covid-19 permintaan makanan sehat dari konsumen meningkat hingga 3 kali lipat dari hari biasanya. 

"Sekarang meningkat 3 kali lipat untuk permintaan makanan sehat, yang paling banyak diminati konsumen itu salad buah dan salad sayur. Meningkatkan daya tahan tubuh dan tentunya juga kandungan vitaminnya banyak," jelasnya. 

Ernita tak hanya seorang diri menjalankan usaha makanan sehatnya di tengah pandemi Covid, dirinya dibantu oleh ojek online yang mengantarkan pesanan para konsumen. 

"Selama pandemi ini saya dibantu jasa ojek online untuk pengiriman pesanan makanan sehat. Ya sebagai upaya social distancing juga sekaligus membantu meringankan jasa ojek online," ungkapnya. 

Sementara itu, terkait bisnis makanan sehat yang lain. Senada juga disampaikan Lina wanita asal Kelurahan Ledok kulon, Kecamatan Kota Bojonegoro. Dirinya juga berimbuh bahwa bisnis makanan sehat yang telah ia lakoni juga mengalami peningkatan omzet ketika Pandemi Covid-19 ini. 

Pasalnya saat ini, banyak permintaan terkait kebutuhan makan sehat. Seperti kurma hingga durian kupas, pasalnya kurma hingga durian kupas juga mengandung berbagai manfaat, menambah trombosit hingga meredakan anemia.